Apa Itu Swing Trading Yang Menjadi Pilihan Para Trader

Apa Itu Swing Trading Yang Menjadi Pilihan Para Trader
Rate this post

Apa itu swing trading yang dipilih trader untuk selalu untung?

Apa Itu Swing Trading Yang Menjadi Pilihan Para Trader

Beginilah cara Anda menghindari risiko swing trading
1. Rata-rata turun

Rata-rata turun adalah membeli saham secara bertahap dan membeli kembali saham yang sama jika harga saham tersebut jatuh suatu hari nanti. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan harga yang drastis pada saat pembelian saham pertama. Secara sederhana diyakini bahwa metode ini dapat meminimalkan risiko kerugian saat melakukan metode swing trading.

Selain itu, pembelian saham pada tahap kedua dapat meningkatkan harga jual saham tersebut. Sisi negatifnya, bagaimanapun, adalah bahwa harga saham turun secara berurutan, yang berarti para pedagang sering kali berakhir merugi.

Jika Anda ingin menghindari kehilangan uang dengan metode swing trading, Anda harus berhati-hati saat memilih saham untuk sebuah perusahaan. Disarankan untuk memilih saham-saham perusahaan yang benar-benar bagus dan berkualitas baik sehingga meskipun mengalami penurunan, Anda tetap memiliki harapan yang tinggi terhadap saham tersebut untuk pulih.
2. Hentikan Kerugian

Stop-loss berarti menjual saham yang Anda miliki saat harga saham turun untuk menghindari kerugian besar. Karena sifatnya yang tidak pasti, metode swing trading cenderung merugi secara tiba-tiba tanpa dapat diprediksi sebelumnya. Sehingga menjadi resiko yang harus ditanggung oleh trader.

Oleh karena itu, jika Anda mengalami kerugian akibat seringnya trading, Anda disarankan untuk menghentikan kerugian tersebut untuk meminimalkan terjadinya kerugian yang lebih besar. Stop-loss dalam hal ini menjual saham Anda saat harga saham turun untuk menghindari kerugian yang lebih besar jika saham tidak pulih.

Meski tidak untung, Anda harus menghindari kerugian, jadi stop loss adalah solusi terbaik saat Anda mengalami penurunan harga saham yang drastis.
Cara membeli perdagangan ayunan

Beli pada kelemahan.

Ini adalah membeli saham ketika harga saham memantul dari area support. Membeli saham dengan posisi harga saham yang menurun, atau sering disebut dengan diskon, mendatangkan keuntungan bagi pedagang. Begitu banyak trader yang menggunakan posisi ini untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Beli saat breakout.

Ini berarti membeli saham saat harga menembus area resistance. Dipercaya bahwa membeli saham dengan harga naik sampai mati menyamping membawa keuntungan besar bagi para pedagang. Tapi tentu saja, semakin besar keuntungannya, semakin besar risikonya.
Cara menjual perdagangan ayunan

Saat ingin menjual saham, swing trader juga perlu menganalisis pergerakan IHSG dan menganalisis impuls beli dan jual trader lain. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan saat menjual dalam swing trading adalah sebagai berikut:
1. Jual dengan kekuatan

Ini adalah proses penjualan saham saat harga saham berada pada posisi aman. Meskipun posisinya tidak dapat ditentukan, pedagang harus menjual sahamnya saat harga tampak stabil. Sehingga pedagang tetap mendapat untung saat menjual.
2. Pembalikan kandil

Ini adalah menjual saham ketika harga saham aman. Biasanya akan ada informasi saat terjadi penguatan harga saham. Jadi jika harga saham dinilai menguntungkan, masuk akal bagi para pedagang untuk menjual sahamnya.

Sumber :

Close
Menu