Pengertian E-Government, Manfaat, Jenis, Kelebihan, Contoh

pengertian-e-government

Definisi e-government

pengertian-e-government

E-government adalah pemanfaatan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak terkait. Ada pula definisi lain dari e-government, yaitu singkatan dari elektronik pemerintahan atau e-government, pemerintahan digital, atau pemerintahan online.

Jenis e-Govt

E-government ini terdiri dari beberapa jenis. Jenis e-Govt tercantum di bawah ini. Penjelasannya sebagai berikut:

A. Government to Citizens (G2C)

Government to Citizen (G2C) merupakan salah satu teknologi informasi yang bertujuan untuk mempererat hubungan atau interaksi antara pemerintah dengan masyarakat, serta memudahkan masyarakat untuk menemukan segala macam informasi penting tentang pemerintahan.

B.Pemerintah ke Bisnis (G2B)

Government to Business (G2B) adalah model hubungan antara pemerintah dan bisnis. Karena memang dibutuhkan hubungan yang sangat baik antara pemerintah dengan para pebisnis. Tujuan Government to Business (G2B) adalah untuk memudahkan masyarakat dalam berbisnis dengan para pelaku bisnis.

C.Pemerintah ke Pemerintah (G2G)

Government to Government (G2G) merupakan jaringan pemerintahan yang dibentuk dengan tujuan untuk memenuhi berbagai jenis informasi yang dibutuhkan antara satu pemerintahan dengan yang lainnya dalam rangka memfasilitasi kerjasama antar pemerintah terkait.

D. Pemerintah ke Karyawan (G2E)

Government to Employees (G2E) adalah jenis hubungan yang ditujukan kepada pegawai pemerintah untuk meningkatkan kinerja dan meningkatkan kesejahteraan pegawai yang bekerja di instansi pemerintah.

Keuntungan dari e-government

Keunggulan e-government dibagi menjadi beberapa poin. Keuntungan e-government tercantum di bawah ini. Penjelasannya sebagai berikut:

  • Untuk dapat meningkatkan layanan pemerintah yang berkualitas tinggi bagi kelompok kepentingan, yang terpenting adalah efisiensi dan efisiensi kinerja di semua bidang kehidupan dan negara.
  • Meningkatkan transparansi pengendalian dan juga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam rangka penerapan konsep tata kelola perusahaan yang baik.
  • Untuk secara signifikan mengurangi keseluruhan biaya administrasi, hubungan, dan interaksi yang mungkin ditimbulkan oleh pemerintah demi kehidupan sehari-hari.

Keuntungan dan kerugian dari e-government

Keberadaan e-government ini memiliki kelebihan dan kekurangan bagi masyarakat. Keuntungan dan kerugian dari e-government tercantum di bawah ini. Penjelasannya sebagai berikut:

Manfaat e-government bagi masyarakat

  • Pelayanan (service) yang lebih baik bagi masyarakat. Informasi ini tersedia 24 jam, 7 hari seminggu tanpa menunggu kantor buka. Informasi ini dapat diperoleh dari kantor pusat tanpa harus pergi ke kantor pemerintah.
  • Meningkatkan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat. Dengan keterbukaan ini diharapkan hubungan semua pihak semakin baik.
  • E-government ini juga mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien dan juga dapat meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan dunia usaha dan sektor industri.

Kelemahan e-government bagi rakyat

Setelah Anda mengetahui manfaat e-government, tentu ada kelemahannya. Untuk kelemahan atau kelemahan pada e-government, penjelasannya sebagai berikut:

  • Kekurangan utama dari e-government adalah kurangnya kesetaraan akses publik terhadap keandalan, informasi internet di internet dan juga agenda tersembunyi dari organisasi pemerintah yang dapat mempengaruhi publik.
  • Interaksi atau komunikasi yang berkurang antara administrator (pemerintah) dan komunitas karena e-government dirancang untuk berinteraksi dengan pemerintah, komunitas, dan pihak lain yang berkepentingan.
  • Layanan yang diberikan pada website pemerintah belum didukung oleh sistem manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesediaan untuk mengikuti regulasi, prosedur dan keterbatasan sumber daya manusia yang sangat membatasi intrusi komputerisasi ke dalam sistem pemerintahan.

Tujuan e-government

Di bawah ini adalah tujuan e-government, termasuk yang berikut ini:

  • Terbentuknya jaringan informasi dan transaksi sektor publik yang tidak terbatas waktu atau tempat dan menimbulkan biaya yang terjangkau bagi masyarakat
  • Bangun hubungan interaktif dengan dunia bisnis.
  • Menetapkan mekanisme dan saluran komunikasi dengan semua lembaga pemerintah dan menyediakan fasilitas untuk dialog publik.
  • Menetapkan sistem manajemen dan proses kerja yang transparan, efisien dan memfasilitasi transaksi dan layanan antar instansi pemerintah.

Contoh e-government di Indonesia

Di bawah ini adalah contoh e-government di Indonesia:

1. Pemerintah Surabaya melaksanakan pengadaan elektronik

Dengan adanya e-procurement yang dikembangkan oleh Pemerintah Surabaya di http://www.surabaya-eproc.or.id, masyarakat Surabaya semakin mudah untuk mengetahui proyek-proyek yang ada, dan lebih mudah bagi mereka untuk mengetahuinya. proyek yang sudah ada dan mereka juga merasa lebih mudah untuk berpartisipasi dalam tender untuk proyek tersebut.

2. Badan Evaluasi dan Penerapan Teknologi (BPPT)

BPPT merupakan bagian dari pemerintah yang mengembangkan sistem TEWS yang sering disebut dengan sistem peringatan dini tsunami. Sistem ini digunakan sebagai penyedia sinyal untuk pusat yang mengindikasikan kemungkinan tsunami. Ketika sistem terpusat ini menerima sinyal dari satelit bahwa tsunami sedang terjadi di suatu wilayah, sistem ruang kendali akan menentukan sirene mana yang akan berbunyi dan mengirimkan SMS tersebut langsung ke orang-orang yang tepat di wilayah yang kemungkinan besar akan terjadi tsunami. agar dapat diinformasikan kepada masyarakat luas.

Selain contoh di atas, masih banyak daerah atau dinas atau instansi pemerintah lainnya yang telah mengembangkan e-government seperti e-learning, e-Registration, samsat dan lain sebagainya.

Demikianlah Penjelasan Pengertian e-government, Kelebihan, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya serta Contohnya, semoga yang diuraikan dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih

Sumber :

Close
Menu